Ciri-ciri Al Qur’an Mushaf Utsmani, Format 18 Baris

rp_Quran_cover-300x225.jpg

Disadari atau tidak, Al Qur’an adalah sebuah kitab yang berisi susunan huruf, lambang sekaligus simbol. Dengan kata lain, Al Qur’an tidak hanya semata bahasa bunyi atau verbal. Karena memuat lambang dan simbol tentunya harus ada metode atau alat untuk memahami simbol tersebut.

Model pendekatan struktur Al Qur’an ini berdasarkan atas pengamatan terhadap fenomena susunan Al Qur’an dengan sistematika yang sudah kita kenal dengan tipe fomat cetak mushaf. Hasil pengamatan ini kemudian disusun berdasarkan isyarat-isyarat Al Qur’an yang relevan untuk dikenali hubungan strukturnya serta dianalisis maksud pesannya secara kontekstual.

Bertolak dari keyakinan bahwa Al Qur’an adalah petunjuk yang memiliki sifat terang yang menerangi dan menerangkan, maka proses penggalian pesan keilmuan yang terkandung dalam Al Qur’an sebenarya terpulang kepada diri kita masing-masing sejauh mana kita mau membuka hati dan pikiran terhadap terangnya cahaya llahi.

Bentuk susunan Al Qur’an sangat unik dan mengesankan. Sistem Al Qur’an menunjukkan adanya sebuah titik yang seolah berada diluar sistem, namun mengontrol sistem. Indikator tentang adanya titik kontrol bisa kita lihat pada kekhasan penempatan “satu ayat tertinggal” diakhir Juz 13. Ayat tersebut adalah QS.15 Al Hijr ayat 1.

Seringkali kita mengingatkan bahwa format penyusunan mushaf Al Qur’an mempunyai peranan penting dalam metode struktur Al Qur’an. Sederhananya seperti cara komputer, bukankah selalu ada perintah untuk memformat terlebih dahulu disket yang baru akan dipergunakan ?.

Maka perlu ditemukan terlebih dahulu Al Qur’an yang dimaksud, dengan ciri-ciri sebagai berikut :

  1. Jumlah seluruh halaman penulisan ayat adalah 484 halaman, dimulai nomor halaman 2 sampai 485. Halaman I adalah halaman Al Qur’an.
  2. Setiap Juz terdiri dari 16 halaman, kecuali Juz 1 dan Juz 3o terdiri atas 15 halaman dan 21 halaman.
  3. Setiap halaman terdiri dari 18 baris, kecuali halaman 2,3 dan 485. Halaman 2 dan 3 terdiri dari masing-masing 6 baris, sedangkan halaman 485 terdiri dari 15 baris ditambah “ruang kosong” setara dengan 3 baris.
  4. Halaman 2 dan 3 tercetak secara khas berbeda dengan halaman-halaman

lainnya, memiliki ornamen/hiasan.

  1. Setiap ayat ditulis selesai pada satu halaman, kecuali ayat 4 dari surat 111 Al Lahab. Ayat tersebut ditulis berawal dari halaman 484 dan berakhir

pada halaman 485 (satu ayat terputus pindah ke halaman lain).

  1. Awal Juz ditandai dengan huru-huruf yang dicetak tebal.
  2. Enam buah surat pada Juz 30 ditempatkan secara khas dalam posisi sejajar baris dan berada pada halaman 482 Dan 483.
  3. Muqadimah surat menempati 2 baris, kecuali 3 buah surat yang muqadimahnya menempati 1 baris. Ketiga surat tersebut adalah :

– QS. At Taubah (9).

– QS. Al Hijr (15 ).

– QS. An Naml ( 27 ).

  1. Tanda ruku’ berupa huruf ع (‘Ain) yang terdapat pada setiap tepi halaman Al Qur’an tercantum ditempat tanda ruku’ berakhir.

Ciri-ciri tersebut di atas menjadi tanda bantu yang sangat berguna dalam proses belajar untuk memahami, mendalami dan menggali pesan keilmuan yang terkandung didalam Al Qur’an.

Demikian sebuah pengantar dari kami, semoga bermanfaat dan semoga menambah kecintaan kita pada Al Qur’an untuk dibaca, dipahami, dan diamalkan,

Hormat kami yang setinggi-tingginya serta ucapan terimakasih yang sebanyak-banyaknya kepada alm.Bapak Luqman AQ Soemabrata atas dedikasinya dalam menemukan kajian Format dan Struktur Al Qur’an.

Wassalam…

  1. Ciri-Ciri Al Qur’an Format 18 Baris
  • Juz = 30
  • Surat = 114
  • Ayat = 6236
  • Jumlah Baris = 18
  • Manzil = 7
  • Halaman per-Juz = 16, kecuali Juz 1 & Juz 30
  • Jumlah’Ain/Ruku’ = 558
  • Jumlah seluruh halaman = 484 (dari 2 s /d 485)
  • Judul surat yang hanya berada pada 1 baris, yaitu surat = At-Taubah, Al-Hijr, dan An Naml.
  • Halaman 482 & 483 tergambar sangat simetris.
  • Setiap akhir halaman habis dalam satu ayat, kecuali halaman 484 Yaitu surat AL-Lahab.
  • Awal Juz selalu tercetak huruf tebal
  • Ada 2 halaman yang masing-masing penuh terisi oleh sebuah surat, yaitu halaman 2 (QS.1 Al-Fatihah) dan 475 (QS.89 Al-Fajr).

Lampiran lampiran :

1. Halaman Memuat 18 Baris

Quran Ustmani1

2. Judul Surat Yang Hanya berada pada 1 Baris

Quran Ustmani2

3. Halaman 482 & 483 Tergambar sangat SIMETRIS

Quran Ustmani3

4. Setiap akhir Halaman habis dalam satu ayat, kecuali halaman 484 ( Surat AL-LAHAB ).

Quran Ustmani4

5. Setiap Awal Juz di cetak Tebal.

Quran Ustmani5

6. Ada 2 halaman yang masing-masing penuh terisi oleh sebuah surat full.

Quran Ustmani6

7. Huruf Yaa tanpa Titik 2, di mulai dari QS 2 ayat 18..dst.. yang umum huruf Yaa nya ada titik 2 di bawahnya..

Quran Ustmani7

Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

Sumber : https://darulqohar.wordpress.com

 

 

(Visited 25 times, 1 visits today)

Leave a Reply

1 Comment on "Ciri-ciri Al Qur’an Mushaf Utsmani, Format 18 Baris"


Guest
Rizaldi
2 days 17 hours ago

saya sendiri baru tahu kalo ada Al Quran asli 18 baris, thanks infonya….