Atlet Muslim Terbaik Sepanjang Masa

Jumlah muslim di dunia saat ini diperkirakan mencapai 1,61 miliar. Dari jumlah fantastis tersebut, sebagian adalah atlet-atlet hebat sepanjang masa yang mampu mengharumkan Islam.

Mereka adalah para atlet yang luar biasa di bidangnya, mulai dari basket, sepakbola, kriket hingga tinju.

Berikut ini ada 10 atlet muslim terbaik sepanjang masa yang mungkin bisa menjadi inspirasi bagi pemuda-pemudi muslim untuk meraih prestasi di bidang olahraga.

1. Muhammad Ali

Muhammad-Ali

Muhammad Ali adalah figur atlet muslim yang paling terkenal. Dia mampu memikat hati Amerika dengan permainan kata dan tinju kelas tinggi.

Petinju kelahiran 17 January 1942 lahir dengan nama Cassius Marcellus Clay, Jr. Dia memeluk Islam saat Amerika tengah gencar-gencarnya terlibat dalam perang Vietnam.

Ali yang bergabung dengan organisasi muslim Nation of Islam menentang perang tersebut dan menolak untuk bergabung dengan angkatan bersenjata Amerika. Akibatnya, dia dilarang main tinju selama tiga tahun pada 1967.

Dijuluki “The Greatest”, Ali menorehkan beberapa pertarungan tinju legendaris. Di antaranya adalah pertama kali ia menghadapi Sonny Liston, saat menjatuhkan rival beratnya Joe Frazier dan ketika merebut sabuk juara yang lepas selama tujuh tahun dari George Foreman.

2. Kareem Abdul-Jabbar

Kareem-Abdul-Jabbar

Kareem Abdul-Jabbar selalu tampil hebat di olahraga basket. Ia mendominasi basket baik di SMA, Universitas, dan saat menjadi pemain profesional.

Dia bahkan menciptakan tembakan paling maut yang tak bisa diblok dan menamakannya skyhook. Berkat skyhook, Kareem menjadi pemain dengan pengumpul skor terbanyak di sepanjang sejarah NBA, yakni 38,387 poin.

Sementara pemain basket generasi berikutnya Kobe Bryant menguntit di belakangnya dengan 29,484 poin. Pemain yang bernama asli Lew Alcindor ini memeluk Islam pada 1971 dan mengubah namanya menjadi Kareem Abdul-Jabbar.

3. Hakeem ‘The Dream’ Olajuwon

hakeemolajuwon

Tak diragukan lagi, Hakeem ‘The Dream’ Olajuwon adalah salah satu center dan pemain terhebat dalam sejarah NBA.

Pemain keturunan Nigeria dengan tinggi 213 cm ini seperti gudang prestasi. Meskipun bergelimang kesuksesan, Hakeem tetap seorang Muslim yang taat.

Dia memeluk Islam di awal karir NBA-nya dan sangat menjaga imannya. Dia tetap berpuasa pada bulan Ramadan meskipun bulan suci tersebut sering jatuh pada musim berlangsungnya NBA.

4. Shaquille O’Neal

shaq

Shaquille O’Neal, pemain basket yang merevolusi NBA selama 15 tahun terakhir, sebenarnya adalah Muslim. Dibesarkan dalam keluarga yang demokratis soal agama (ibunya Kristen, sementara ayahnya Muslim).

Shaq tidak suka mengumbar masalah agama, namun dalam beberapa interview dia menyatakan telah masuk Islam dan bahkan telah pergi berhaji ke Mekah.

Dia memenangkan tiga gelar secara berturut-turut bersama Los Angeles Lakers dan satu gelar lainnya bersama Miami Heat. Dikenal dengan julukan Kazaam, Shaq kini menjadi komentator NBA di jaringan televisi TNT bersama mantan pebasket lainnya, Charles Barkley.

5. Zinedine Zidane

zidane

Tak terbantahkan sebagai pesepak bola paling bertalenta, Zinedine Zidane lahir sebagai warga Prancis keturunan Algeria, sebuah negara Muslim di belahan Afrika Utara.

Bakat Zidane begitu mempesona pecinta sepakbola di seluruh penjuru dunia. Pria yang lahir dengan nama Zinedine Yazid Zidane pada 23 Juni 1972, telah malang melintang di dunia sepakbola sebagai pemain profesional selama 18 tahun.

Salah satu kontroversi yang melekat pada Zidane hingga kini adalah kesengajaannya menanduk Marco Materazzi di final Piala Dunia 2006 antara Prancis dan Italia. Dia tiga kali dinobatkan sebagai Pemain Dunia Terbaik versi FIFA, memimpin Peracis jadi juara Piala Dunia 1998.

Mantan gelandang serang yang suka membiarkan kepalanya plontos ini kini tercatat sebagai asisten pelatih klub Spanyol Real Madrid.

6. Bernard Hopkins

bernard hopkins

Dia adalah salah satu petarung paling sukses dalam sejarah dan hampir kehilangan karirnya, setelah dijatuhi hukuman 18 tahun karena perampokan bersenjata pada usia 17 tahun.

Selama dalam penjara, Hopkins menemukan cintanya terhadap tinju dan juga masuk Islam. Setelah keluar dari jeruji besi pada 1988, pria kelahiran 15 Januari 1965 ini memulai karir tinju profesionalnya.

Sejak itu, petinju yang dijuluki ‘The Executioner’ langsung merajai dunia tinju kelas menengah dengan menang lebih dari 50 kali. Dia juga menjadi petinju pertama yang menyatukan keempat gelar kelas menengah (WBA, WBO, WBC, dan The Ring).

Kemenangan Hopkins atas Jean Pascal pada 2011 membuatnya juara dunia tertua dalam sejarah tinju pada usia 46 tahun.

7. Imran Khan

imran khan

Dianggap sebagai salah satu pemain kriket terhebat sepanjang masa. Keahlian terbaik Imran Khan dalam dunia kriket adalah bowling (melempar bola) dan kepemimpinannya dalam tim.

Dengan kecepatannya sebagai bowler, Imran Khan memimpin Tim Nasional Pakistan meraih gelar juara Piala Dunia pertama pada tahun 1992.

Setelah pensiun dari dunia kriket, pria kelahiran 25 November 1952 ini terjun ke politik dengan mendirikan partai, Pakistan Tehreek-e-Insaf (PTI), yang fokus pada pemberantasan korupsi di Pakistan.

8. Naseem Hamed

naseem hamed

Sering disebut sebagai Pangeran Naseem Hamed, petinju keturunan Yaman ini lahir di Sheffield, Inggris pada tanggal 12 Februari 1974.

Dia adalah salah satu juara kelas bulu terbaik dalam sejarah, memegang gelar di kelas tersebut mulai dari tahun 1995 hingga 2001.

Salah satu penampilan terbaik dan menjadi kemenangan terbesar Naseem adalah saat merobohkan juara bertahan kelas bantam super IBF Vuyani Bungu dari Afrika Selatan di bulan Maret 2000.

Dengan 31 KO dalam karirnya, Naseem Hamed meninggalkan dunia tinju pada usia yang terbilang muda, 28 tahun.

9. Mike Tyson

tyson

Dijuluki sebagai Si Leher Beton, Mike Tyson adalah petinju yang sangat fenomenal semasa kariernya. Pria bernama lengkap Michael Gerard Tyson ini lahir pada 30 Juni 1966.

Tyson memeluk Islam saat dia masih dipenjara karena kasus pemerkosaan pada 1992. Begitu bebas pada 1995, dia kembali ke dunia tinju profesional dan memenangkan gelar kelas berat versi WBA dan WBC.

Setelah itu, kehidupan Tyson kembali suram. Petinju yang menggigit telinga Evander Holyfield di pertarungan bertajuk The Sound and the Fury ini beberapa kali terlibat masalah hukum dan obat-obat terlarang.

Namun semuanya sudah berlalu, dan kini Tyson sudah menemukan jati dirinya sebagai muslim dengan merilis sebuah buku berjudul Undisputed Truth.

10. Marat Safin

marat-safin-dubai09a

Petenis Rusia yang temperamen Marat Safin lahir dan dibesarkan sebagai seorang Muslim. Lahir pada 27 Januari 1980 di Moskow, Rusia, pemain keturunan suku muslim Tatar ini adalah mantan juara Grand Slam beberapa kali.

Memiliki rekor mematahkan raketnya dalam satu musim sebanyak 87 biji. Saat ini, Safin menjadi anggota parlemen Rusia.

Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar terbitan Amerika Serikat, USA Today, Safin pernah menegaskan identitasnya sebagai seorang muslim. “Saya orang Rusia, tapi saya 100 persen Islam. Semua orang Islam penuh semangat, pekerja keras,” kata dia.

<sumber : dream.co.id>>

 

 

<sumber : dream.co.id>>

Leave a Reply