Indonesia berhasil membuat kendaraan yang tangguh. Namanya Komodo. Kendaraan ini diproduksi oleh BUMN strategis PT Pindad. Kelahiran Komodo ini makin mempertegas bahwa, jika dipercaya, sebenarnya Indonesia mampu mandiri dalam bidang pengadaan alutsista.
Komodo lahir setelah Pindad sukses memroduksi panser Anoa 6X6. Setelahnya, Pindad mulai merancang dan mengembangkan kendaraan tempur taktis yang mirip Humvee buatan Amerika Serikat (AS) ini, sejak tahun 2010. Kendaraan perang ini, dirancang sangat modern nan lincah.
Komodo perang versi Indonesia ini, dirancang dalam 7 varian. Salah satu variannya ialah Battering Ram atau varian Pendobrak. Jenis ini, digunakan untuk pertempuran khusus dan aktivitas anti teror.
Mobil yang dipesan secara khusus oleh Kopassus ini, mampu menabrak beton setebal 30 sentimeter dan dikendarai saat gelap karena menggunakan sistem kamera night vision.
Kendaaran ini juga, dilengkapi dengan peralatan elektronik dan komunikasi super canggih untuk mendukung operasi khusus. Varian Komodo 4X4 antara lain: APC, Command, Recon, Ambulance, Battering Ram, Cannon Towing dan Rocket Launcher.
Kendaraan ini menggunakan mesin diesel intercooler dengan power kendaraan 214 Tk pada 2.500 rpm dan rasio 25 Hp per ton.
Saat ini, PT Pindad sudah memroduksi beberapa varian yang digunakan TNI dan Polri. Varian-varian Komodo yakni Komando, Intai, Ambulans, Pemukulan Ram, Cannon Towing, Peluncur Roket, dan APC (Armoured Personnel Carrier).
Beberapa negara seperti Malaysia, Singapura, dan Brunei tertarik dengan Komodo. PT Pindad terus berinovasi dengan melakukan pengembangan baru agar Rantis Komodo bisa dikenal dunia internasional.
“Kita terus melakukan pengembangan termasuk peningkatan komponen dalam negerinya. Saat ini Komodo bisa juga menggunakan mesin produksi Jepang,” ungkap Direktur Utama PT Pindad, Silmy Karim seperti dilansir liputan6.com beberapa waktu lalu.





