Minat pelajar untuk melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi di Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya sangat tinggi. Sementara jatah kuota yang disediakan untuk mahasiswa baru terbatas karena disesuaikan dengan kemampuan Unsil.
Demikian diungkapkan Rektor Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya Prof. Dr. Rudi Priyadi belum lama ini.
Menurutnya, untuk tahun ini Unsil diwajibkan menerima mahasiswa kurang mampu sebanyak 20 persen dari total mahasiswa yang diterima.
“Ini semua Perguruan Tinggi Negeri (PTN) termasuk Unsil harus menerima mahasiswa yang tidak mampu sebanyak 20 persen. Hal dilakukan dengan program bidik-misi,” katanya.
Dijelaskan Rudi, Jatah yang diberikan pemerintah untuk penerimaan mahasiswa baru tahun 2015 khusus untuk Unsil sebanyak 3.000 orang. Sehingga pihak Unsil menyediakan sekira 500 mahasiswa dari keluarga kurang mampu melalui program bidik-misi dengan biaya sampai 0 persen.
“Termasuk para mahasiswa dari keluarga kurang mampu itu mendapat biaya hidup dan ini semua sudah ketentuan pemerintah,” terangnya.
Program bidik-misi, lanjut Rudi, diarahkan khusus bagi calon mahasiswa yang secara akademik memiliki kemampuan luar biasa. Tetapi dari segi kemampuan biaya kurang. Perguruan tinggi wajib membantu calon mahasiswa tersebut untuk bisa belajar dengan biaya gratis.
Sebelumnya, pada Selasa (9/6/2015) Unsil bersama Perguruan Tinggi Negeri (PTN) lainnya di Indonesia menggelar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Tasikmalaya. Ada 2.000 calon mahasiswa yang ikut seleksi dan sebanyak 80 persen dari jumlah tersebut akan diterima Unsil.
Sedangkan calon mahasiswa yang tidak lolos masih memilik kesempatan untuk ikut progran seleksi mandiri. Dan khusus untuk program Diploma 3 (D3), akan melakukan penerimaan mahasiswa baru melalui program seleksi mandiri tersebut. “Karena memang SBMPTN itu khusus untuk program Sarjana (S1),” katanya.
Dia berharap, untuk tahun mendatang, jatah jumlah mahasiswa baru yang diberikan pemerintah pusat bagi Unsil lebih banyak dari tahun sekarang. Sehingga akan banyak calon mahasiswa yang bisa tertampung oleh Unsil. (Okezone)



