Haru Biru di GOR Binjai
Antusiasme penonton yang luar biasa mengiringi pemutaran film ‘Selembar Itu Berarti.’ Beragam rasa tumpah. Campur aduk menyelimuti ribuan penonton. Mereka yang terdiri dari siswa-siswi SD, SMP, dan SMA sederajat di Kota Binjai, serasa terbius saat nonton bareng di GOR Binjai, pada 3-5 November lalu.
Acara nonton bareng yang merupakan rangkaian road show Sansirita Production pada beberapa kota dan kabupaten di Sumatera Utara ini tergolong sukses.
“Tak kurang 23 ribu penonton hadir,” ujar Ferry Sumarlen, Koordinator acara nonton bareng tersebut.
“Penayangan dilaksanakan selama 3 hari. Dalam sehari, ada 4 sesi penayangan. Di mana jumlah penonton sekali tayang sekitar 2000-an orang siswa, sesuai dengan kapasitas GOR,” ujar Ferry yang juga kru 59 Vision tersebut.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Binjai, Drs H Dwi Anang Wibowo MPd, menyatakan kegembiraanya terhadap produksi 59 Vision itu. Menurutnya, film produksi sutradara muda asal Medan, Dedy Arliansyah Siregar ini, memuat pesan moral yang bagus.
“Alur cerita film ini bagus dalam mendukung pendidikan karakter,” ujar Anang, ketika meninjau acara nonton bareng, Kamis (5/11).
“Yang justru membuat kita bangga adalah, film ini merupakan 100% karya putra daerah. Mulai dari pemeran, kru, sutradara, dan lokasi syuting. Ini harus kita dukung,” lanjut Anang.
Film ‘Selembar Itu Berarti’ merupakan garapan 59 Vision, di bawah manajemen Sansirita Production. Film ini mengisahkan tentang perjuangan 2 orang bocah, Putri dan Diaz. Kehilangan kedua orang tua, membuat mereka harus berjuang. Tak hanya untuk sekolah, namun untuk kehidupan sehari-hari.
Serba kekurangan, membuat kedua anak itu mencari akal untuk terus bisa belajar dan sekolah. Misalnya dengan mengutip buku-buku bekas, dan mengambil lembaran-lembaran kertas itu. untuk kemudian disatukan menjadi sebuah buku tulis.
Getirnya hidup yang dijalani, membuat penonton tak kuasa menahan sedih. Peran yang begitu watak dilakoni oleh aktor dan aktris muda, membuat penonton hanyut dalam haru. Dan tangis pun pecah di GOR Binjai. (sap)





























