Sebanyak 59 alumnus terbaik SMK Sultan Iskandar Muda Medan diakui kompetensinya melalui pagelaran Wisuda Angkatan XXII TP. 2013/2014 di kompleks YP. Sultan Iskandar Muda Medan Sabtu (17/5/2014). Ketua panitia pelaksanaan, Drs. Dadang Setiadi mengatakan, wisuda tahun ini diikuti oleh 52 alumnus wanita, dan 7 alumnus pria dari program keahlian Akuntansi.
“Wisudawan/wati tahun ini merupakan produk terbaik yang telah ditempa menjadi calon pekerja, juga sebagai calon pengusaha yang membuka lapangan kerja,” ucap Dadang. “Untuk itu, raihlah mimpi. Lanjutkan cita-cita kalian untuk membangun Indonesia,” ucap Dadang lebih lanjut.
Prosesi wisuda yang turut dihadiri oleh Ketua Yayasan Finche, SE, M.Psi, Ketua Dewan Pembina, dr. Sofyan Tan, dan Ka. Bid Dikmenjur Dinas Pendidikan Medan Masrul Badri, M.Psi ini diwarnai dengan sejumlah performance seni memukau yang dipersembahkan oleh siswa-siswi dari unit SMP dan SMK. Diantaranya atraksi Pampam Cheerleaders, Modern dance kolosal dan sejumlah aksi lainnya.
SMK Sultan Iskandar Muda Cetak Lulusan TMS (Terampil, Mandiri, Sukses)
Dengan pengalaman menyelenggarakan pendidikan menengah kejuruan lebih dari 20 tahun, SMK Sultan Iskandar Muda Medan konsisten men- cetak lulusan yang TMS (Terampil,Mandiri, dan Sukses). Angan-angan itu bukan isapan jempol semata.
“Lebih dari 80% lulusan SMK Sultan Iskandar Muda Medan terserap pada mitra kami di Dunia Usaha/Dunia Industri (DU/DI),” ucap Boimin Pama, S.Pd selaku Kepala SMK Sultan Iskandar Muda Medan.
“Selebihnya melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi, baik itu PTS ataupun PTN,” jelas Boimin. Besarnya penyerapan lulusan ke DU/ DI itu bukan pekerjaan mudah. Pama menjelaskan, kerjasama strategis dengan DU/DI menjadi kunci keberhasilannya memasarkan lulusan.
“Saat ini saja kami menjalin kerjasama dengan 26 institusi pasangan DU/DI. Dari kerjasama tersebut, sebanyak 9 dari 59 wisudawan sudah “dipinang” DU/DI untuk siap kerja. Sementara beberapa lainnya sudah kerja magang paruh waktu, termasuk siswa yang masih duduk di kelas XI,” jelasnya lebih lanjut.
Selenggarakan Pendidikan Multikultur Yang Berbasis Amal
Pendidikan multikultur yang diselenggarakan YP. Sultan Iskandar Muda Medan merupakan miniatur indahnya keberagaman di Indonesia.
Disini, pendidikan diselenggarakan dengan nilai toleran yang sangat tinggi. Siswa-siswinya multi etnik. Berasal dari suku, agama, dan ras yang berbeda. Namun dengan sikap tulus saling menghormati, kesemuanya berjalan indah berdampingan.
Tidak itu saja, untuk memberikan pendidikan berkualitas pada kalangan kurang mampu, YP. Sultan Iskandar Mudan Medan menggulirkan Program Anak Asuh Berantai dan Bersifat Silang (PAABBS) sejak tahun 1989.
“Siswa kurang mampu yang memenuhi syarat, akan diberikan pendidikan secara gratis,” ucap Boimin Pama.
“Tim independen dari yayasan akan membantu mencarikan dermawan, termasuk kemungkinan subsidi silang dari siswa yang mampu. Tapi ya itu tadi, harus memenuhi syarat,” sambungnya.
Boimin menjelaskan, syarat yang dimaksud berupa tes akademik, dan penilaian kondisi ekonomi calon siswa penerima oleh tim independen. Sementara itu, siswa berprestasi lain, juga mendapat keringanan biaya pendidikan. “Beberapa siswa yang memenuhi syarat, namun cukup berprestasi, dan lebih baik kondisi ekonominya, akan mendapat potongan biaya pendidikan,” tutupnya. (sap)



