Dari Peringkat Terbawah, Indah Raih Emas di OSN

Indah FitrianiKetika namanya disebut sebagai pemenang medali emas dalam Olimpiade Siswa Nasional (OSN) 2014, Indah Fitriani tidak dapat menyembunyikan keterkejutannya. Langkahnya sedikit ragu ketika berjalan ke atas panggung untuk menerima medali dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh.

Di panggung, gadis berkerudung ini nampak tidak kuasa membendung emosi. Dia berkali-kali menyeka air mata dan memeluk temannya, sesama peraih medali emas.

Setelah nama semua pemenang diumumkan, Mendikbud pun memanggil Indah ke depan panggung untuk menyampaikan testimoni. Sambil terus menyeka air mata, Indah berkata, “Makasih buat temen-temen yang bareng-bareng aku selama ini, buat guru-guru dan semua juri.”

Indah meraih medali emas dalam kategori Biologi. Siswi SMA Kharisma Tangerang ini begitu emosional karena tidak pernah menyangka akan menjadi juara. “Soalnya aku selalu peringkat terbawah setiap pelatihan. Ini kayaknya ada yang salah deh,” ucapnya terbata-bata dan penuh keraguan, ketika berbincang dengan wartawan di sela-sela acara penutupan OSN 2014 di Lombok, NTB, 6 September 2014.

Indah bercerita, ketika berangkat mengikuti OSN, sang ibunda berkata bahwa tidak apa-apa jika dia tidak mendapat medali. Hal terpenting, kata sang bunda, adalah mengikuti olimpiade dengan sungguh-sungguh serta mendapat banyak pelajaran dan pengalaman. “Makanya aku enggak percaya dapat emas,” ucapnya.

Meski enggak pede, Indah mengaku tetap berusaha semaksimal mungkin. Selain banyak berdoa, dia juga punya resep andalan dalam menghadapi kompetisi ini. “Jangan menganggap semua beban, jalani aja supaya enggak berat,” tutur siswi kelas 12 ini.

Sebagai pemenang medali emas, Indah pun berhak atas tabungan pendidikan dan beasiswa kuliah di PTN. Namun, Indah mengaku, belum menentukan langkah berikutnya yang akan dia ambil.

“Aku juga enggak tahu apakah akan dipanggil pelatnas (olimpiade sains internasional) atau enggak nih,” tuturnya. (okz)

Add Comment