Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin mengatakan kampus-kampus Islam di Indonesia harus jadi penangkal masuknya ajaran
radikal seperti ISIS, termasuk Institut Agama Islam Negeri (IAIN)
Manado yang baru diresmikan.
“Saya kira tidak ada ajaran Islam yang mengajarkan umatnya saling
membunuh,” ujar Lukman meresmikan transformasi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Manado menjadi IAIN Manado, Rabu 8 April 2015.
Dijelaskannya, ajaran Islam yang masuk ke Indonesia mengajarkan sikap toleransi antar satu dengan yang lain, sehingga diharapkan kampus-kampus Islam melakukan hal itu.
“Ajaran radikal seperti ISIS harus ditangkal pihak kampus karena rentan masuk lewat kampus,” ujarnya.
Lukman berharap, perguruan tinggi Islam berada di garda paling depan menangkal faham kebencian. Karena di tengah bangsa yang religius sudah semestinya kita memiliki kampus atau perguruan tinggi yang bisa memperjuangkan umat Islam di seluruh daerah.
Rektor IAIN Manado, Rukmina Gonibala menambahkan peresmian IAIN Manado akan jadi tonggak sejarah kemajuan perguruan tinggi Islam di Sulut.
“Kami jamin ajaran radikal tak akan masuk di kampus ini. Karena
mahasiswanya sangat menjunjung tinggi pluralisme dan toleransi,”
ujarnya. (vvc)



