Petenis Junior Indonesia Juarai Turnamen Grand Slam Wimbledon

Petenis junior Indonesia, Tami Grende mengembalikan bola ke arah lawan petenis China Ye Qiuyu pada final tunggal putri ITF Jubilee School 14 U Asia Champs di Pusat Tenis Kemayoran, Jakarta,Prestasi luar biasa dicapai petenis muda Indonesia di turnamen grand slam Wimbledon 2014. Tami Grande yang tampil bersama petenis Tiongkok, Qiu Yu Ye, keluar sebagai juara di nomor ganda putri junior.

Tami/Qiu mengalahkan pasangan gado-gado lainnya, Maria Bouzkova (Republik Ceko)/Dalma Galfi (Hungaria), Minggu 6 Juli 2014. Tami/Qiu mampu menang dua set langsung 6-2, 7-6(7-5).

Perjuangan Tami/Qiu untuk menjadi juara terbilang luar biasa. Pada babak pertama, pasangan yang tak diunggulkan ini mampu mengalahkan unggulan ke-6, Jana Fett/Loredana Rosca, 5-7, 7-5, 6-4.

Kejutan mereka tak hanya sampai di situ. Pada babak perempat final, Tami/Qiu mampu menyingkirkan unggulan pertama, Anhelina Kalinia/Iryna Shymanovich. Tami/Qiu menang 7-6(7-3) dan 7-5.

Tami sebenarnya juga tampil di nomor tunggal. Namun sayang, perjalanannya terhenti di babak kedua. Dia kalah dari petenis Inggris, Gabriella Taylor, 6-4, 6-4.

Tami merupakan pemain Indonesia keturunan Italia. Dia lahir di Denpasar pada 22 Juni 1997. Ini adalah gelar pertama Tami di turnamen Grand Slam. Capaian Tami ini mengulangi sukses Angelique Widjaja pada Wimbledon 2001. Petenis Indonesia itu juga pernah menjadi juara, namun di nomor tunggal junior. (sport.news.viva)

Add Comment